Kamis, 20 Juni 2013 | 11:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Metropolitan Cycling Community - OpenX
Tips Membeli Sepeda Gunung/ MTB (1)
Headline
inilah.com
Oleh:
gowes - Senin, 27 Agustus 2012 | 13:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Jangan anggap enteng hal ini. Memilih sepeda, khususnya sepeda gunung/ MTB bukanlah sesuatu yang sepele.

Begitu memasuki toko sepeda ada beragam pilihan yang membingungkan. Tanpa pengetahuan memadai tentang sepeda, bisa-bisa kita membeli sepeda yang tidak sesuai dengan fungsinya.

Bagi yang berkantong tebal, salah membeli sepeda tentunya bukanlah masalah yang serius. Tapi bagi mereka yang harus menabung sedikit demi sedikit untuk membeli sepeda, salah memilih adalah perkara besar.

Jangan sekali-kali membeli sepeda hanya karena senang pada bentuknya, tapi prioritaskan pada fungsi dan kebutuhan kita. Tentukan dulu penggunaannya untuk apa. Jangan sampai salah dalam memilih.

Misalnya, ingin ‘bike to work’ dengan jarak rumah ke kantor 40 kilometer tapi yang dibeli sepeda BMX, atau mau ke gunung tapi yang dibeli city bike. Lebih sempit lagi, dalam dunia MTB misalnya, sepeda cross country dipakai untuk downhill, atau sepeda downhill dipakai dirtjump. Pernah ada kasus, frame cross country patah karena dipaksa bermain downhill.

Beli jadi atau merakit?

Sepeda gunung bisa dibeli dalam bentuk sepeda jadi (full-bike) maupun rakitan yang komponennya kita tentukan sendiri. Sebagai pemula mana yang harus dipilih?

Pilihan pertama, membeli full-bike, berarti tinggal datang ke toko, pilih, bayar dan langsung pakai. Mudah sekali.

Jika Anda tak mau repot, atau bersepeda bagi Anda hanya sekadar untuk berolahraga dan sarana transportasi alternatif, maka membeli sepeda full-bike sangat cocok. Namun membeli full-bike juga membuat sepeda kita kurang memiliki nilai personal, karena pasti tidak sedikit orang lain yang memiliki sepeda sama dengan kita.

Pilihan kedua adalah sepeda rakitan. Ada yang betul-betul merakit sendiri dari A sampai Z, tapi ada pula yang dirakitkan oleh toko namun komponennya pilihan sendiri. Persis seperti membeli komputer rakitan.

Membangun sepeda sendiri jelas lebih merepotkan daripada membeli yang sudah jadi. Namun kelebihannya, sepeda rakitan memiliki nilai kepuasan tersendiri bagi pemiliknya karena spesifikasinya sesuai dengan keinginan dan pas dengan gaya pribadi.

Faktor yang harus diperhatikan dalam merakit adalah kita harus faham kecocokan dari masing-masing komponen. Membeli sepeda secara rakitan karenanya kurang disarankan bagi pemula. Para pemula yang ingin merakit sepeda sendiri sangat disarankan mengajak pesepeda yang lebih senior agar tidak salah memilih komponen.

Untuk masalah kualitas, sebetulnya sama saja antara beli jadi dengan rakitan. Tetapi untuk masalah harga, dengan tingkat komponen setara, biasanya sepeda full-bike lebih murah.

Mengapa? Karena sepeda full-bike diproduksi secara massal, sehingga bisa menekan biaya produksi. Kecuali bila kita merakit sepeda dengan memakai frame bajakan (generik), maka harga sepeda rakitan menjadi lebih murah.

Yang dimaksud frame bajakan adalah frame sepeda gunung dengan merk terkenal (misalnya Specialized, Schwinn, Kona, dll.) tapi sebenarnya bukan buatan pabrik tersebut. Frame bajakan atau populer dengan istilah generik ini datang dari Taiwan, negeri produsen sepeda terbesar di dunia. Harga frame bajakan bisa empat hingga lima kali lebih murah dari frame aslinya. (bersambung)

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
tuis
Kamis, 3 Januari 2013 | 08:51 WIB
Sekedar saran, lebih baek beli rakitan, krn bisa disesuikan dg keinginan kita. Misalkan frame (rangka sepeda) bisa disesuaikan dg postur tubuh kita, klo pemilihannya tepat tentunya lebih nyaman dan tdk mudah cape klo dinaikin.
andry
Kamis, 6 Desember 2012 | 12:44 WIB
minta saran bro, bagaimana cara membedakan frame generik sama yang asli bagi new bie seperti saya. thanks
yanu atmadji
Selasa, 20 November 2012 | 13:35 WIB
sedikit saran untuk membeli sepeda kita sebaiknya disesuikan dengan trek yang akan dilalui dan yang penting juga disesuiakan dengan bujetnya juga
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.